
Blog Majalah Pearl
Sambil meminum secangkir teh,
selamat membaca artikel-artikel kami!
Fight for Holiness
KUDUS. Apa yang terlintas di pikiran kalian ketika mendengar kata KUDUS? Hmm, satu kata yang membuat kita agak merinding ya. Rasanya kata KUDUS itu juga agak berat buat kita, iya kan? Pertanyaan berikutnya adalah, apakah kita bisa menjadi KUDUS?
Jadi Kudus itu (Nggak) Enak!
Kalau bicara tentang “hidup yang dikuduskan”, apa yang langsung terbayang di benakmu?
Harus hidup dengan pakaian serba tertutup dari atas sampai ke bawah?
Hanya mau mendengarkan dan menyanyikan lagu-lagu rohani?
Hanya mau bergaul dengan sesama orang Kristen?
Hanya memakan makanan yang “halal”?
Mungkin masih ada pikiran-pikiran lain yang bermunculan, sampai akhirnya ada satu pertanyaan yang—sebenarnya—ingin dihindari, tapi hati kita tidak bisa berbohong:
“Kok, rasanya jadi orang Kristen berat amat, ya?”
When Hope Came Down*
Hal-hal yang membuat kita bisa tidur nyenyak tidak hanya membutuhkan waktu untuk beristirahat, tetapi juga pengelolaan hati dan pikiran. Apa saja yang dibutuhkan untuk tidur? Selain suasana yang mendukung seperti suhu dingin, pencahayaan redup, selimut yang tebal (atau setidaknya nyaman untuk dipakai), kita juga membutuhkan suasana hati dan pikiran yang dilingkupi rasa aman, nyaman, dan pengharapan terhadap masa depan.
Ezer Kenegdo
“Penolong itu harus lebih kuat dari yang ditolong.”
“Jadi perempuan itu harus serba bisa.”
“Jadi wanita itu harus jago multitasking.”
Suara-suara serupa umum terdengar terkait peran perempuan. Tuntutan peran sebagai perempuan memang semakin kompleks. Seorang “wanita super”dijuluki oleh sahabat-sahabatnya dengan sebutan si Gatot Kaca “versi perempuan.” Alasannya?
Sin in Rewind
“Jangan kamu menjadi payah dalam hal pertobatan!”
Well, kalimat ini sangat keras. Di sisi lain, statement di atas terasa sangat mustahil. Iya, pastinya impossible jika kita tidak pernah berupaya putus hubungan dengan dosa. Setiap manusia dilahirkan dalam keberdosaan. Meskipun demikian, menjadi tetap berdosa dan kecenderungan mengulang dosa adalah sebuah pilihan dan keputusan.
When the Good Things Shattered
Hari itu, kami mengadakan aktivitas mewarnai dengan cat air. Saya siapkan cat air beraneka warna dalam wadah untuk cat air sehingga warna-warna cerah itu tidak tercampur. Karena ada urusan, saya tinggalkan balita saya dengan kertas gambar dan cat airnya. Saat saya kembali, saya menemukan semua cat itu sudah tercampur jadi satu dan kertas gambar yang ga keruan bentuknya. Sudah tidak terlihat lagi yang mana yang warna kuning, merah, biru, hijau, ungu, jingga, pink, cokelat, atau hitam. Semua terlihat sama, yaitu hitam.
Begitulah ketika dosa masuk ke dalam dunia…
Sempurna di Mata Allah
Kata “sempurna” memang makin menjadi suatu keniscayaan. Keindahan fisik dan hasrat untuk tampil sempurna merajalela. Bagaimana dengan Pearlians, apakah juga memiliki obsesi ingin tampil cantik sempurna? Semua wanita tentunya ingin terlihat cantik, dan ini sangat wajar. Yang menjadi pertanyaan adalah… dari mana munculnya hasrat akan keindahan itu?